Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Riau Kombes Pol. Drs. Ali Pranaka, Ir. Poltak Tobing,MSi dari Kabid. Pencegahan BNNP Provinsi Riau, dr. Kurnia Sari dari PMI Kota Pekanbaru, serta Ustad Indra Putra dari AURI. Peserta yang mengikuti acara pembentukan kader yang ditaja oleh BNNP Riau ini sebanyak 30 orang yang terdiri dari Senkom Mitra Polri Kota dan Provinsi, Perwakilan dari Instansi Pemerintah dan Swasta.
Sambutan dari Kepala BNNP Riau KombesPol. Drs.Ali Pranaka Menyampaikan, �Kami sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang hadir pada acara yang kami Taja dari BNN sekaligus para nara sumber yang ikut berpartisipasi dalam ikut menyampaikan ilmunya kepada peserta dan seluruh kalangan masyarakat Indonesia umumnya khususnya masyarakat Riau dan kota Pekanbaru yang kita cintai ini�, ungkap Kepala BNNP Riau Kombespol.Pol. Drs. Ali Pranaka.Udah
Kabid Pencegahan BNNP Riau Ir.Poltak Tobing,MSi mengatakan, �Kita ada pengkaderan dilingkungan baik di tingkat pemerintah dan swasta. Gunanya adalah bentuk Tupoksi kita untuk menjangkau pengkaderan penyuluh anti narkoba, karena narkoba adalah musuh kita semua. Pengkaderan ini selanjutnya perpanjangan tangan dari BNNP Riau�, ujar Ir Poltak Tobing.
Peserta yang ikut acara ini sangat antusias sekali dalam penyuluhan yang telah dijabarkan oleh para pemateri ( Narasumber) , dan dilakukan sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Dari pantauan wartawan sigapnews.com yang meliput acara ini berjalan dengan aman,tertib dan lancar, sekaligus sangat antusias peserta yang begitu serius dalam mengikuti acara ini.
�Dengan adanya BNN korban korban dari narkoba dapat ditekan, inilah salah satu Tupoksi dari BNN yang bertujuan membantu pemerintah / negara kitA agar kedepan tidak ada korban narkoba lagi. KIta BNN berupa bahu membahu tentunya peran serta masyarakat dengan kepedulian akan bahaya narkoba, tambah Ir.Poltak Tobing,MSi. Kabid Pencegahan BNNP Riau.
Pemateri dari Ustad Indra Putra, S.Sos, MSc, Menyampaikan bahwa sekarang ini jalur jalur narkoba yang masuk ke indonesia adalah dari eropa , dan negara yang memproduksi narkoba yaitu opium hal ini yang sangat berbahaya untuk kita perlu cermati secara seksama. Narkoba ini semacam perang dan bom waktu untuk para generasi anak bangsa untuk kita bersama selamatkan dari bahaya narkoba.
�Harapan kita agar selain ilmu yang tinggi tentunya kita juga membekali / membentengi diri kita masing masing pada keimanan yang tinggi., Karena dengan keimanan yang tinggi kita semua akan terhindar dari ancaman bahaya narkoba�, harap Ustad Indra Putra,S.Sos.,MSc. juga bertugas sebagai anggota Lanud Roesmin Nurjadin.
Narasumber Dr. Kurnia Sari dari PMI Provinsi Riau, menyampaikan bahwa �Pengaruh narkoba terutama terhadap kesehatan. MAsalah narkoba ini adalah masalah kita bersama, masalah bangsa indonesia, maka dari apa yang telah di Taja berupa pembentukan kader penyuluh anti narkoba oleh BNNP Riau kepada peserta yang terdiri dari Anggota Senkom Kota dan Anggota Senkom Provinsi, perwakilan intansi pemerintah dan Swasta serta ormas lainnya, sangat bermanfaat sekali yang bertujuan untuk menekan angka dari para pecandu, pemakai narkoba, agar dapat mensosialisasikan akan ancaman bahayanya bagi pengguna narkoba pada masyarakat indonesia umumnya,khususnya kota pekanbaru untuk tidak memakainya.
�Karena masalah efek dari narkoba itu adalah sangatlah merugikan kita semua karena merusak generasi penerus bangsa kita. Harapan kita dibidang kesehatan adalah jangan ada lagi pemakai yang bertambah dan untuk penanganannya agar cepat diatasi"�, TUTP Dr.Kurnia Sari dari PMI Riau. liputan Omeng


0 comments:
Post a Comment